Sekjen SKKM Ajak Karyawan Krakatau Medika Jadi Pemilik Usaha Bersama Lewat Koperasi

CILEGON — Semangat membangun kemandirian ekonomi karyawan kembali digaungkan di lingkungan Krakatau Medika.

Sekretaris Jenderal SKKM Handilala yang juga menjabat sebagai Ketua PRIMKOKAM periode 2023–2026 mengajak seluruh anggota serikat yang belum tergabung dalam koperasi untuk mulai mengambil bagian sebagai anggota sekaligus pemilik usaha bersama.

Menurutnya, koperasi karyawan bukan sekadar tempat simpan pinjam atau wadah transaksi kebutuhan harian, melainkan instrumen strategis agar pekerja memiliki kekuatan ekonomi secara kolektif.

“Kalau selama ini karyawan hanya menjadi konsumen, maka melalui koperasi kita bisa naik kelas menjadi pemilik usaha bersama. Di sinilah nilai penting koperasi, karena keuntungan usaha kembali untuk anggota,” ujarnya.

Ia menilai, tantangan ekonomi ke depan menuntut karyawan untuk tidak hanya bergantung pada penghasilan bulanan semata. Dibutuhkan wadah ekonomi yang mampu tumbuh bersama anggotanya dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Ketika koperasi berkembang, anggota ikut berkembang. Ketika usaha koperasi maju, anggota juga menikmati hasilnya melalui SHU, pelayanan, dan peluang usaha yang terus bertambah,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep koperasi berbeda dengan bisnis biasa. Dalam koperasi, anggota bukan hanya pelanggan, tetapi juga pemegang saham dalam bentuk kepemilikan bersama yang dikelola untuk kepentingan seluruh anggota.

Karena itu, ia mengajak seluruh anggota serikat untuk mulai membangun kesadaran bahwa kekuatan ekonomi pekerja dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif di koperasi.

“Jangan hanya menjadi penonton. Mari ikut menjadi bagian dari pemilik usaha bersama. Koperasi ini dibangun dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara serikat pekerja dan koperasi dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota.

Menurutnya, serikat memperjuangkan hak normatif karyawan, sementara koperasi menjadi sarana penguatan ekonomi anggota dan keluarganya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa semangat tersebut juga sejalan dengan amanat Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Pasal 87 yang menegaskan pentingnya pengembangan koperasi karyawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Kalau kita ingin koperasi besar, maka anggotanya juga harus besar dan solid. Semakin banyak yang bergabung, semakin kuat modal kebersamaan yang kita miliki,” pungkasnya.

PRIMKOKAM sendiri terus mendorong pengembangan usaha dan peningkatan pelayanan kepada anggota sebagai langkah menuju koperasi modern yang sehat, mandiri, dan mampu menjadi kebanggaan bersama para pekerja Krakatau Medika.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these